Langsung ke konten utama

Perihal mencari kita semua belum menemukan

Kenapa ingin pindah?
Cari suasana baru
Ke kota mana?
Jabodetabek~
Yakin cuma cari suasana baru?
Yes
Emang yang lama kenapa? Ilang?
Tidak menemukan yang aku cari
Emang ditempat yang baru yakin menemukan?
Kan gak ada salahnya mencoba.
Di antara jabodetabek, yang paling pengen ditinggali yang mana?
Bogor kali ya
Mantap?
Setidaknya bogor masih ada suasana Jogja sedikit sih
What? Kok gak konsisten, katanya cari suasana baru, kok yang lama masih dikait2kan?
Kan gak semua tentang Jogja kudu ditinggalin
Sebenernya mau menemukan apa sih?
Kehidupan yang lebih baik
Yang seperti apa?
Lebih baik dari yang sekarang
Dalam hal?
Ya hidup
Hidup itu banyak aspeknya loh
Materi
Kenapa?
Ya kita butuh uang banyak
Untuk apa?
Hidup dan bahagia
Kok gitu?
Ya emang gimana?
Hidup dan bahagia seperti apa jika punya uang banyak?
Entahlah~
Ingat Jabodetabek itu seperti kesatuan yang hampir sama, sebagian besar orangnya menghabiskan waktu di kantor, berangkat pagi pulang malam, liburan paling dekat mungkin hanya mal, wahana dan pemandangan bangunan tinggi.
Kamu bisa?
Sedangkan yang aku tau, kamu tipe orang yang sukanya pergi ke alam atau pantai.

Kamu sepertinya hanya butuh 'rumah'. Dan sebenarnya tidak ada rumah yang bisa dijadikan tempat untuk pulang seutuhnya. Di sana tetap saja tak menawarkan itu. Tapi jika memang sudah bulat, semoga menemukan apa yang sedang kamu cari di sana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penjaga penjara? Hampir......

It was very unforgetable experience! Tahun 2012, bulannya lupa, entah dari mana infonya aku juga lupa, koran, internet atau apa itu, lupa banget. Aku mencoba untuk mendaftar CPNS di lingkungan Kemenkumham (Kementrian Hukum dan HAM). Saat itu aku masih semester 2, dan mencoba peruntungan tapi dengan niat untuk menjadi polsupas (polisi khusus pemasyarakatan) atau nama populernya sipir, belum tau juga? Itu loh penjaga penjara haha... Aku mempersiapkan segala berkas persyaratan/dokumen. Mulai dari akta kelahiran, dan ernyata aku belum mempunyai akta, aku hanya mempunyai surat keterangan lahir dari rumah sakit yang dulu menjadi saksi bisu anak sepertiku lahir dari rahim mamak yang luar biasa. Aku yang senantiasa di temani mamak langsung menuju disdukcapil, kebetulan saat itu daerahku adalah daerah otonomi baru/kabupaten baru, yaitu kabupaten Pringsewu. Maka segala urusan surat menyurat agak ribet. Setelah mendapatkan akta kelahiran. KTP sudah, KK sudah. Lanjut mengurusi berkas y...

Allah selalu membantu

 Aku telah berkali-kali membuktikan bahwa Tuhan telah mempersiapkan segalanya pada waktu yang tepat. Tuhan memberikan sesuatu yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan, seperti quote yang biasa obral ketenangan di media sosial. Tuhan tidak pernah tidur, nyatanya memang begitu. Tuhan tidak abai akan apa yang kita doakan sepanjang hari. Tuhan hanya ingin kamu bersabar dan berusaha lebih giat, agar saat kamu mendapatkannya kamu akan sepenuhnya berada dalam kebaikan, lebih-lebih bersyukur. Hendaknya kita semakin tahu, bahwa saat apa yang tidak bisa kita dapatkan bukan karena Tuhan acuh, tetapi Tuhan tidak mau kamu menjadi lupa diri, dan semakin jauh. Alih-alih bersyukur, kamu mungkin bisa saja semakin jumawa. Apa yang sedang kamu jalani, kadang memang sangat membosankan bahkan memuakkan. Tetapi selalu ada alasan dibalik keputusan Tuhan menempatkanmu pada keadaan yang sekarang. Dan ingat apa yang kamu jalaninsekarang, bukan 100% takdir Tuhan, bisa jadi karena kelalaianmu bersyukur ak...

Abu Ja’far Muhammad Ibn Musa Al-Khawarizmi (Filsuf Islam)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Filsafat sebagai bagian dari kebudayaan manusia yang amat menakjubkan. Lahir di Yunani dan dikembangkan sejak awal abad ke-6 SM [1] . Sejarah fase pengembangan Ilmu pengetahuan yang menonjol dalam sejarah tepatnya pada masa pemerintahan Bani Abbas. yang tertarik pada ilmu kedokteran Yunani dengan cara pengobatannya. Kemudian tertarik pada ilmu pengetahuan lain dan Filsafat. Perhatian pada ilmu Filsafat meningkat di zaman khalifah al-Makmun (813-833), putra Harun Al-Rasyid [2] . Tak berapa lama setelah naik tahta, Harun ar-Rasyid mendirikan Bait al-Hikmah. Bait al-Hikmah ini merupakan lembaga yang berfungsi sebagai pusat pendidikan tinggi. Dalam kurun dua abad, Bait al-Hikmah ternyata berhasil melahirkan banyak pemikir dan intelektual Islam. Fase pemerintahan inilah sangat mendukung pengembangan ilmu pengetahuan baik secara politik maupun sosial dengan bersentuhannya pemikiran Yunani [3] . Di masa - masa keemasannya, dunia Islam te...